Kalla Institute

Kepemimpinan Milenial dan Baby Boomers

Kepemimpinan milenial dan baby boomers adalah dua jenis kepemimpinan yang berbeda-beda. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu memimpin, namun mereka memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda.

Kepemimpinan milenial mengacu pada generasi yang lahir antara tahun 1981 dan 1996. Mereka tumbuh dewasa pada saat teknologi berkembang pesat dan kebutuhan untuk memiliki keterampilan teknologi sangat penting. Kepemimpinan milenial cenderung lebih inklusif, terbuka, dan responsif terhadap umpan balik. Mereka memiliki pola pikir yang inovatif dan lebih terbuka terhadap perubahan, serta berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih fleksibel dan dapat menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Kepemimpinan milenial juga menghargai kolaborasi dan kerjasama tim, dan lebih mengutamakan keterlibatan anggota tim dalam proses pengambilan keputusan.

Di sisi lain, kepemimpinan baby boomers mengacu pada generasi yang lahir antara tahun 1946 dan 1964. Mereka tumbuh dewasa pada saat pasca-Perang Dunia II, ketika ada pemulihan ekonomi yang besar-besaran dan perubahan sosial yang signifikan. Kepemimpinan baby boomers cenderung lebih otoriter, terpusat pada pemimpin, dan memfokuskan pada keefektifan operasional. Mereka cenderung menekankan nilai-nilai tradisional seperti ketegasan, kedisiplinan, dan kerja keras. Kepemimpinan baby boomers seringkali memiliki struktur organisasi yang lebih formal, dengan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pemimpin dan diimplementasikan oleh staf.

Perbedaan antara kepemimpinan milenial dan baby boomers mengakibatkan pendekatan yang berbeda dalam menangani masalah dan mencapai tujuan. Kepemimpinan milenial lebih terbuka terhadap perubahan dan inovasi, dan cenderung lebih kolaboratif dalam pengambilan keputusan. Kepemimpinan baby boomers, di sisi lain, cenderung lebih fokus pada struktur dan ketegasan, dan seringkali mengandalkan pengambilan keputusan yang cepat dan otoriter.

Namun, perbedaan ini juga dapat menjadi peluang untuk saling belajar dan memperkuat satu sama lain. Kepemimpinan milenial dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan kepemimpinan baby boomers, sementara kepemimpinan baby boomers dapat memperoleh pandangan yang lebih luas dan terbuka dari kepemimpinan milenial.

Dalam kesimpulannya, kepemimpinan milenial dan baby boomers memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memimpin, namun pendekatan mereka dalam mencapai tujuan tersebut berbeda.

 

Penulis:

Syarief Dienan Yahya, SE.,MM., Dosen Kewirausahaan Kalla Institute

Share Berita:

Pengumuman:

Kalender Event:

Berita & Artikel: