Makassar, Kalla Institute — Program Studi Bisnis Digital Kalla Institute menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Ciputra (UC), Senin (23/2/2026), untuk membahas tahapan pembukaan program studi Bisnis Digital dan proses penerapan kurikulum yang sedang berjalan.
Kunjungan pendidikan ini menjadi bagian dari usaha Universitas Ciputra terkait rencana pembukaan Program Studi baru dikampus mereka. Selain melakukan benchmarking, kegiatan ini sekaligus mempererat tali persaudaraan antara dua kampus teknologi di Makassar ini.
Dalam pertemuan yang digelar di ruang Workingspace ini, Rezty Amalia Aras, S.Pd., M.Eng, selaku kepala program studi Bisnis Digital Kalla Institute, menjelaskan pengalaman pengelolaan Prodi Bisnis Digital di Kalla Institute, termasuk komposisi kurikulum yang menerapkan 30% teknologi dan 70% bisnis & manajemen. Komposisi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang adaptif dengan perkembangan industri dan transformasi digital.
Selain itu, Rezty juga menjelaskan proses dan tahapan pembukaan program studi baru, yang diawali dengan penyusunan dokumen kurikulum sebagai fondasi utama. Saat ini juga, Prodi Bisnis Digital Kalla Institute telah tergabung dalam Asosiasi Program Studi Bisnis Digital (APBISDI), sebagai upaya penguatan jejaring dengan seluruh kampus di Indonesia sekaligus sebagai standarisasi mutu akademik secara nasional.
Rezty pun melanjutkan pemaparannya mengenai profil lulusan yang ditargetkan, yakni data analis, startup founder dan digital marketing spesialis. Untuk mencapai kompetensi ini, Kalla Institute sudah menyiapkan 4 tahapan proses pembelajaran bagi mahasiswanya, di tahun 1 – Pondasi & Orientasi, yang berfokus pada pendalaman budaya KALLA, tahun 2 – Pengembangan Kompetensi, yaitu penguatan keilmuan dibidang bisnis digital, tahun 3 – Experiental Learning, yaitu pembelajaran berbasis teori dan praktik dan tahun 4 – Integrasi & Persiapan Karier, yaitu pemilihan tugas akhir serta pendalaman karier yang didampingi tim Career Development Center (CDC).
Dalam sesi selanjutnya, Erwin selaku dosen UC, mempertanyakan apa yang melatarbelakangi Kalla Institute membuka Prodi Bisnis Digital. Menanggapi hal tersebut, Rezty menjelaskan alasan utamanya karena pesatnya perkembangan industri dan teknologi. “Dunia industri dan teknologi berkembang sangat cepat. Program studi Bisnis Digital semakin diminati, khususnya oleh generasi Z saat ini,” ujarnya.
Kegiatan benchmarking ini berlangsung lancar dengan saling bertukar gagasan dan pengalaman antar kedua institusi. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih luas lagi, sekaligus memperkuat peran kedua institusi ini menjadi kampus teknologi terbaik di Makassar.
