Kalla Institute

PERGURUAN TINGGI DAN INDUSTRI SALING BERDAMPINGAN

Era industri 4.0 yang saat ini semakin marak digadang-gadang sebagai kemajuan industri menjadi patokan bagi perguruan tinggi dalam menyiapkan mahasiswanya.

Kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan oleh mahasiswa nantinya setelah lulus dan masuk dunia industri menjadi pokok perguruan tinggi dalam merancang kurikulumnya. Sehingga diharapkan mahasiswa setelah lulus dari perguruan tinggi telah siap untuk masuk bergabung dengan industri. Pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dari perguruan tinggi haruslah sejalan dengan kebutuhan industri.

Hal ini akan menyebabkan sumber daya terserap baik oleh industri. Perguruan tinggi harus siap mengikuti kebutuhan industri yang beragam dan berkelanjutan. Penyusunan kurikulum harus selalu dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan kebutuhan industri saat itu.

Perguruan tinggi yang telah siap menyesuaikan kebutuhan industri seharusnya menjadi keuntungan bagi pihak industri untuk ikut serta bergerak maju mengikuti perguruan tinggi. Bagaimana industri dan perguruan tinggi saling berbagi manfaat untuk memajukan perindustrian Indonesia.

Industri yang aktif bergerak bersama perguruan tinggi sesungguhnya memiliki keuntungan tersendiri. Misalkan saja industri ingin mengembangkan produk dan membutuhkan penelitian lanjutan. Meskipun industri biasa memiliki divisi riset dan dan pengembangan, adakalanya sumberdaya mereka terbatas dalam menangani semua penelitian. Disinilah peran perguruan tinggi hadir. Perguruan tinggi memiliki cukup sumber daya untuk membantu penelitian yang dilakukan industri.

Industri seharusnya melihat peluang tersebut dan berusaha untuk dapat melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi guna mewujudkan kepentingannya. Hal ini sepertinya yang masih sangat jarang terjadi di Indonesia. Sehingga perkembangan teknologi dan industri hasil karya anak bangsa masih minim. Padahal sejatinya perguruan tinggi juga dapat mengambil keuntungan melalui skema seperti ini.

Perguruan tinggi dapat meningkatnya jumlah penelitiannya sebagai bentuk wujud tridharma perguruan tinggi. Sehingga dapat mewujudkan keberagaman manfaat penelitian-penelitian di Indonesia. Jika ditelusuri mungkin banyak penelitian yang berujung sebagai penggugur kewajiban. Sangat disayangkan potensi dan sumber daya yang begitu besar dimiliki oleh perguruan tinggi jika tidak terserap maksimal oleh industri.

Jikalau industri di Indonesia belum mampu dan belum siap, bagaimana dengan bidang pertanian, perikanan dan perkebunan Indonesia? Bukankah Indonesia terkenal sebagai negara maritim dan agrarisnya. Seharusnya pemerintah sebagai pengatur bisa memulai agar sektor-sektor lain serta masyarakat menjadi mawas dan mulai ikut bergabung memperbaikinya.

 

Penulis:

Aulia Rahmawati, S.Kom., M.Kom., Dosen Bisnis Digital Kalla Institute

Share Berita:

Pengumuman:

Kalender Event:

Berita & Artikel: