Kalla Institute

Kalla Institute dan Alibaba.com Merajut Kerjasama dalam Kuliah Tamu Digital Transformation

Makassar – Kalla Institute sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu Digital Transformation dengan tema “Achieving Global Competitiveness in the Digital Era.” Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Kalla Institute, Syamril, ST, MPd, WR 1, Prof. Dr. Sukardi Weda, para pimpinan prodi, dosen, dan mahasiswa.

Kuliah tamu kali ini mendapatkan kehormatan dengan menghadirkan dua pembicara hebat dari Alibaba.com, yaitu Koko Sasongko dan Bo Chi. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memperoleh kompetitivitas global di era digital yang semakin berkembang pesat.

Sebagai momen yang luar biasa, acara ini juga menjadi saksi perjanjian Memorandum of Understanding (MoU) antara Kalla Institute dengan perusahaan teknologi ternama, Alibaba.com. Kerjasama ini ditandai dengan semangat saling mendukung untuk mencapai transformasi digital yang kuat dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Syamril, ST, MPd, yang juga merangkap sebagai Rektor Kalla Institute, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada tim Alibaba.com yang telah hadir dalam acara ini. Ia menjelaskan bahwa digital transformation bukan hanya tentang teknologi semata, tetapi juga melibatkan perubahan budaya dalam menjalankan bisnis.

Sesi pemaparan Koko Sasongko membahas pentingnya bisnis ekspor B2B (Business-to-Business) dan potensi pasar global yang melimpah. Sasongko menjelaskan bahwa ekspor adalah proses vital dalam menjual produk dan jasa ke negara lain. Bisnis ekspor ini mampu meningkatkan pendapatan negara, serta menguatkan daya saing produk dan jasa lokal.

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan sumber daya alam yang melimpah seperti minyak, gas, dan sumber daya pertanian produktif, memiliki potensi pasar global yang besar. Sasongko juga menyoroti perkembangan industri manufaktur dan konsumen yang besar di Indonesia. Namun, untuk merealisasikan potensi pasar global yang luas, perlu dilakukan upaya meningkatkan kualitas produk dan jasa, serta kompetensi dan kapasitas ekspor.

Bisnis ekspor B2B memberikan keuntungan signifikan, seperti peluang pasar yang lebih luas, diversifikasi risiko, peningkatan kapasitas produksi, peningkatan kompetensi, dan stabilitas pendapatan. Transaksi antar perusahaan dalam bisnis ekspor B2B cenderung lebih konsisten dibandingkan dengan transaksi individu.

Koko Sasongko juga berbagi beberapa tips penting dalam bisnis ekspor, seperti pemahaman terhadap regulasi dan peraturan ekspor di negara tujuan, mencari mitra bisnis yang dapat dipercaya, merancang strategi pemasaran yang tepat, menyusun dokumen ekspor yang lengkap dan akurat.

Info lebih lanjut bisa menghubungi :
Muhammad Aynul Khaliq
Marcom Kalla Institute
Whatsapp : 087726666083
Email : Marcom@kallabs.ac.id
Sosial Media : @Kallainstitute (Instagram)
Pendaftaran PMB : https://register.kallabs.ac.id/
Website Kalla Institute : https://Kallainstitute.ac.id/

Share Berita:

Pengumuman:

Kalender Event:

Berita & Artikel: