Tanggal 18 Oktober 2026, perusahaan Kalla tepat berumur 74 tahun. Salah satu pesan yang sering disampaikan oleh Jusuf Kalla yaitu “kemajuan perusahaan harus seiring dengan kemajuan masyarakat. Maksudnya keberadaan perusahaan harus memajukan masyarakat dan bangsa. Tidak boleh perusahaan maju sendiri atau merugikan masyarakat dan negara”. Prinsip ini disebut Maju Bersama.
Tema pada ulang tahun ke 74 Kalla juga Aktif Bersama, Maju Bersama. Maksudnya semua komponen bangsa hendaknya aktif bersama demi kemajuan bersama. Pemerintah, rakyat, pengusaha, dunia pendidikan, media dan LSM, harus bahu membahu secara aktif demi kemajuan bersama. Misinya yaitu memajukan perekonomian nasional demi kesejahteraan rakyat.
Dalam menjalankan prinsip ini, pengusaha perlu memperhatikan perkembangan pandangan mengenai tanggung jawab perusahaan. Keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Salah satu kerangka yang digunakan di Kalla dan juga berbagai perusahaan yaitu ESG: Environmental, Social, and Governance.
Environmental, memperhatikan dampak kegiatan usaha terhadap lingkungan, termasuk pengelolaan sumber daya dan pencegahan kerusakan lingkungan. Social, memperhatikan hubungan organisasi dengan karyawan dan masyarakat, termasuk kontribusi terhadap kesejahteraan sosial.
Governance, memastikan organisasi dijalankan secara bertanggung jawab, transparan, dan berintegritas.
Dengan perspektif tersebut, perusahaan mengambil keputusan dan tindakan tidak hanya mempertimbangkan keuntungan organisasi, tetapi juga apakah keputusan itu bertanggung jawab dan memberikan manfaat yang lebih luas. Keberhasilan perusahaan memiliki hubungan erat dengan kesejahteraan masyarakat dan pemeliharaan lingkungan hidup.
Bagi perusahaan Kalla, hal ini sudah dilakukan sejak lama. Pak JK di berbagai forum sering menceritakan pengalamannya dalam mengembangkan usaha otomotif. Menurut JK, peningkatan penjualan kendaraan tidak cukup hanya dilakukan dengan memperkuat aktivitas penjualan. Kemampuan masyarakat untuk membeli kendaraan juga perlu diperhatikan.
Apabila pendapatan masyarakat rendah, kemampuan mereka untuk membeli produk juga terbatas. Oleh karena itu, peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha.
Para masa JK menjadi Ketua Kadin Sulsel sekaligus Direktur Utama PT. Hadji Kalla, beliau melakukan berbagai upaya bersama Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan berbagai komoditas, seperti jagung, kopi, kakao, jambu mete, perkebunan, dan peternakan.
Gagasan utamanya adalah ketika produksi dan pendapatan masyarakat meningkat, daya beli masyarakat dapat ikut berkembang. Kondisi tersebut kemudian dapat memperluas pasar dan mendorong pertumbuhan usaha.
Itulah implementasi Aktif Bersama Maju Bersama yang dijalankan JK dan perusahaan Kalla sejak lama. Semoga terus dijaga dan dikembangkan agar kemajuan Kalla juga terus memajukan masyarakat. Dirgahayu Kalla ke 74. Maju Bersama, Aktif Bersama.
Penulis: Haeruddin & Syamril, S.T., M.Pd – Rektor Kalla Institute
