TAKA Connect Makassar Perkuat Ekosistem Inovasi di Indonesia Timur

TAKA Connect Makassar Perkuat Ekosistem Inovasi di Indonesia Timur

Makassar, 27 Juli 2026 – TAKA Connect dan Kalla Institute sukses menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku inovasi, akademisi, mahasiswa, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi wadah untuk membahas tantangan, peluang, serta penguatan ekosistem inovasi di Indonesia Timur. Acara berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026 di Auditorium Kalla Institute, Lantai 6 Office Building Nipah Park, Makassar. 

Acara ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) melalui Garuda Spark Innovation Hub ini diselenggarakan di Kalla Institute, Makassar. Mengusung tema “Titik Temu: Tantangan, Peluang, dan Kolaborasi di Indonesia Timur”, kegiatan ini mempertemukan berbagai pihak yang memiliki komitmen untuk mendorong inovasi, kewirausahaan, dan transformasi digital di kawasan timur Indonesia.

Pentingnya Kolaborasi dalam Pengembangan Inovasi

Wakil Rektor I Kalla Institute, Anhar Januar Malik, hadir sebagai keynote speaker mewakili Rektor Kalla Institute. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, industri, dan komunitas. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

“Pengembangan inovasi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku industri, dan komunitas. Dengan demikian, potensi besar yang dimiliki Indonesia Timur dapat berkembang menjadi solusi dan peluang nyata bagi masyarakat,” ujar Anhar.

Diskusi Panel Hadirkan Beragam Perspektif

Selain keynote session, acara ini juga menghadirkan diskusi panel dengan narasumber dari berbagai latar belakang. Diskusi tersebut memberikan wawasan mengenai perkembangan inovasi dan peluang kolaborasi di Indonesia Timur.

Gita Andini, Program Development Lead KOMDIGI, memaparkan berbagai program dan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh talenta digital serta startup lokal. Selain itu, ia menjelaskan dukungan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekosistem digital nasional.

Sementara itu, Muhammad Fachrul Salam, Kepala Bagian Kemahasiswaan Kalla Institute, menyoroti pentingnya peran generasi muda. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa dapat berkontribusi melalui pengembangan kompetensi, program inkubasi bisnis, serta kolaborasi lintas sektor.

Pada kesempatan yang sama, Khairul Umam, General Manager Inkubator Bisnis Kota Makassar, membahas tantangan yang dihadapi startup dan pelaku usaha inovatif di Indonesia Timur. Ia juga menekankan pentingnya akses terhadap pendampingan, jaringan, dan sumber daya untuk mempercepat pertumbuhan bisnis.

Antusiasme Peserta dan Isu Strategis yang Dibahas

Diskusi berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Peserta berasal dari kalangan mahasiswa, komunitas, pelaku usaha, hingga pegiat inovasi di Kota Makassar.

Berbagai isu strategis turut dibahas dalam forum ini. Topik yang diangkat meliputi pengembangan talenta digital, penguatan startup daerah, pemanfaatan teknologi, serta peluang kolaborasi antar pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus membangun jejaring yang lebih luas.

Komitmen Mendorong Inovasi Berkelanjutan

Melalui penyelenggaraan TAKA Connect Makassar, diharapkan lahir lebih banyak kolaborasi strategis yang mampu memperkuat ekosistem inovasi dan kewirausahaan di Indonesia Timur. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan ruang dialog yang inklusif. Dengan adanya kolaborasi yang berkelanjutan, berbagai solusi inovatif diharapkan dapat terus berkembang. Pada akhirnya, inovasi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah..

Bagi kamu yang ingin melihat lebih banyak informasi menarik lainnya silakan kunjungi Instagram @kallainstitute. Serta rasakan keseruannya menjadi mahasiswa Kalla Institute dengan mendaftarkan dirimu ke register.kallainstitute.ac.id

Share Berita: