Di balik kabut dan sunyi lereng Gunung Lompobattang, tersimpan sebuah perjalanan yang bukan sekadar tentang mendaki puncak, tetapi tentang memahami diri sendiri. “Lompobattang: Memeluk Puncak, Menjaga Jejak” membawa pembaca menyusuri hutan-hutan tua, tanjakan yang menguras tenaga, hingga perenungan sunyi tentang usia, alam, dan tanggung jawab manusia terhadap bumi yang dipijaknya. Dengan narasi yang puitis dan reflektif, tulisan ini tidak hanya menghadirkan keindahan gunung, tetapi juga menyentil kesadaran: apa arti mencapai puncak jika kita meninggalkan luka di sepanjang perjalanan? Sebuah kisah pendakian yang perlahan berubah menjadi perjalanan batin—tentang keteguhan, kesadaran, dan jejak seperti apa yang ingin manusia tinggalkan sebelum pulang.
Silakan membaca cerita lengkapnya disini: https://medium.com/@hakim.haslia/lompobattang-memeluk-puncak-menjaga-jejak-4cacaaaeebb4
–
Penulis: Abdul Hakim, S.Pd., MA – Dosen Kalla Institute
