Kalla Institute

PEMBERDAYAAN TUNANETRA DAN MUALLAF: PROGRAM PENDAMPINGAN OLEH LAZ HADJI KALLA-LPPM KALLA INSTITUTE

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute menyelenggarakan program Pendampingan Kelompok Asnaf Miskin Tunanetra dan Kelompok Asnaf Muallaf yang dilakukan sejak November 2023 hingga Februari 2024.

Program Ini merupakan kerjasama tahun kedua antara LAZ Hadji Kalla dan LPPM Kalla Institute dimana pada tahun sebelumnya berhasil mendampingi 5 Pesantren Binaan di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam kerjasama ini, 10 orang Muallaf yang bermitra dengan DT Peduli dan 10 orang penyandang Tunanetra dari Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Gowa didorong untuk merealisasikan ide usaha berupa Rumah Pijat dan Usaha Kecil skala Rumah Tangga.

Adapun fokus dari pendampingan ini terdiri dari berbagai aspek, diantaranya pendampingan teknis operasional usaha, pemasaran, keuangan dan pelayanan yang prima. Sebelumnya masing-masing komunitas telah diberikan pelatihan usaha selama 2 hari.

Dalam program pendampingan mandiri ini, LPPM menugaskan tim pengabdi yang terdiri atas dosen dan mahasiswa yaitu untuk komunitas Tunanetra didampingi oleh Andi Tenri Pada, Kiki Resky Ramdhani Sucipto, dan juga turut dibantu oleh salah satu mahasiswa prodi Bisnis Digital Kalla Institute, Al Isra Denk Rimakka. Untuk kelompok Muallaf, didampingi oleh Fitriyani dan Mirandha Ariesca Riana. Keduanya adalah dosen program studi Manajemen Retail.

Andi Tenri Pada, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Kalla Institute mengatakan bahwa program ini menjadi amanah sekaligus tantangan baru bagi tim pengabdian Kalla Institute, melihat semua pendampingan dilakukan dari awal.

“Kami belajar banyak dari proses pendampingan ini, karena mitra yang kami bina memulai bisnisnya dari nol, sehingga semua aspek non teknis seperti psikologi, motivasi, dan konsistensi betul-betul kami kawal” Jelas Andi Tenri

Lebih lanjut Tenri mengatakan bahwa diharapkan dengan adanya pendampingan dan pengetahuan yang diberikan dapat meningkatkan kualitas layanan mereka, mengelola aset mereka menjadi lebih efisien, dan pada akhirnya berkembang menjadi mitra yang lebih mandiri.

“Target kami, semua aspek yang terlibat dan yang mendapatkan bantuan pemberdayaan ini, bisa tetap bertahan, sehingga teman-teman bisa mengelola aset mereka menjadi lebih efisien” Ungkapnya

Dengan adanya Program Pendampingan Usaha Mandiri untuk Tunanetra dan Muallaf ini menegaskan Komitmen Kalla Institute dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat.

Share Berita:

Pengumuman:

Kalender Event:

Berita & Artikel: