MOMEN LANGKA! KETUA APBISDI UNGKAP RAHASIA SUKSES KARIER DIGITAL DI KALLA INSTITUTE

Makassar, Kalla Institute, 17 Juli 2025 – Siang ini pukul 14.00 WITA, bertempat di ruang Workingspace, Kalla Institute tengah menggelar Sharing Session bersama Program Studi Bisnis Digital di Sulawesi Selatan dengan tema “Masa Depan Profesi Lulusan Program Studi Bisnis Digital” guna mendorong perkembangan pendidikan di era digital.

Acara ini terasa spesial karena menghadirkan narasumber utama Dr. Mery Citra Sondari, S.E., M.Si, yang merupakan Ketua Asosiasi Program Studi Bisnis Digital Indonesia (APBISDI) sekaligus pakar di bidang pengembangan kurikulum bisnis digital. Dalam paparannya, Mery menjelaskan bahwa lulusan bisnis digital memiliki peluang besar di berbagai sektor, mulai dari manajemen produk digital, digital marketing, business analyst, hingga pengembangan start-up.

Dalam sambutannya Rezty Amalia Aras, S.Pd., M.Eng, selaku kaprodi Bisnis Digital Kalla Institute mengatakan bahwa kegiatan ini bisa menjadi jembatan penghubung untuk bisa menyesuaikan kurikulum yang ada dikampus masing-masing. “Kami ingin diskusi ini berjalan dengan menarik dan para peserta yang hadir bisa mendapatkan ilmu baru agar bisa diterapkan sesuai dengan kompetensi lulusan yang diinginkan,” pungkas Resty.

Selama sesi diskusi berlangsung Mery menambahkan bahwa “bisnis digital termasuk prodi yang masih muda namun berkembang pesat di Sulawesi Selatan, ini menjadi peluang besar untuk memenuhi kebutuhan industri yang sudah semakin masif. Lulusan bisnis digital akan menjadi salah satu profesi yang paling dibutuhkan, asalkan dibekali dengan keahlian teknis, kreativitas, dan kemampuan adaptasi yang baik,” ujarnya.

Sharing session kali ini menjadi lebih seru karena dihadiri oleh sejumlah perwakilan kampus negeri maupun swasta di Sulawesi Selatan seperti UNM, LP3i, STIE Amkop, Unimerz, UMS Rappang, Unsulbar dan Unibos, yang memiliki Program Studi Bisnis Digital. Para peserta sangat aktif bertanya dan berdiskusi mengenai penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, peluang kolaborasi antar kampus, serta peningkatan kompetensi mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kalla Institute untuk membangun jejaring akademik dan industri, memberikan kurikulum dan metode pembelajaran yang relevan untuk memastikan lulusannya siap menghadapi tantangan ekonomi digital. Harapannya ke depan akan lahir lebih banyak lulusan bisnis digital yang berdaya saing global, kreatif, dan inovatif, sekaligus mampu menjadi penggerak utama transformasi digital di Indonesia.

Share Berita: