DAUR ULANG LIMBAH KAIN JADI PELUANG USAHA, KALLA INSTITUTE DAN YPUP, DORONG PENINGKATAN EKONOMI IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KASSI-KASSI

Program pemberdayaan masyarakat daur ulang limbah

Makassar, Kalla Institute – Sebagai kampus bisnis Makassar yang fokus pada pengembangan entrepreneurship, teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat, Kalla Institute terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui Program Studi Kewirausahaan, Kalla Institute berkolaborasi dengan Program Studi Manajemen YPUP menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Workshop Daur Ulang Limbah Kain dan Optimalisasi Pemasaran Hasil Produk untuk Ibu Rumah Tangga dan Perempuan Putus Sekolah di Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar.

Workshop Daur Ulang Limbah Kain untuk Pemberdayaan Masyarakat

Kegiatan yang berlangsung di Vaan Sky, Hertasning, Makassar pada Kamis, 7 Mei 2026 ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan kewirausahaan berbasis lingkungan. Workshop ini diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari kader TP PKK Kelurahan Kassi-Kassi, ibu rumah tangga, serta perempuan putus sekolah yang memiliki semangat untuk mengembangkan keterampilan dan usaha mandiri.

Sebagai kampus bisnis dan teknologi di Makassar, Kalla Institute mendorong lahirnya program yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui kreativitas dan inovasi berbasis lingkungan.

Pelatihan Textile Upcycling dan Strategi Pemasaran Produk

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pelatihan secara langsung mengenai pemanfaatan limbah kain menjadi produk bernilai ekonomi, seperti tas belanja lipat berbentuk dompet yang praktis dan ramah lingkungan. Produk tersebut memiliki potensi jual sebagai alternatif penggunaan kantong plastik sekali pakai yang lebih berkelanjutan.

Peserta juga diperkenalkan pada konsep textile upcycling, mulai dari teknik dasar produksi, proses finishing, hingga pengembangan kualitas produk agar siap dipasarkan. Tidak hanya itu, peserta turut dibekali strategi pemasaran modern seperti branding produk, teknik pengambilan foto menggunakan smartphone, serta optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi dan penjualan produk.

Kalla Institute Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Kreativitas

A. Nurul Suci Amaliah, S.E., MBA selaku Dosen Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi berbasis kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengolah limbah kain menjadi produk yang memiliki nilai jual dan berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,” ujarnya.

Kampus Bisnis Makassar yang Peduli Lingkungan dan Masyarakat

Melalui kegiatan ini, Kalla Institute ingin menunjukkan bahwa limbah bukan sekadar sisa yang dibuang, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha baru yang membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan. Selain menghadirkan manfaat ekonomi, program ini juga membuka ruang tumbuhnya rasa percaya diri, kreativitas, dan semangat mandiri bagi para peserta.

Sebagai kampus bisnis Makassar yang mengedepankan inovasi dan pengembangan entrepreneurship, Kalla Institute percaya bahwa perguruan tinggi bukan hanya pusat pendidikan, tetapi juga harus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan solusi terhadap persoalan sosial dan lingkungan. Karena itu, pengembangan kewirausahaan masyarakat terus menjadi salah satu fokus utama Kalla Institute dalam menciptakan generasi yang inovatif, peduli lingkungan, dan mampu memberikan dampak positif bagi sekitarnya.

Share Berita: