Makna Generasi MBG: Mulia, Berkah, dan Gemilang
Mulia, Berkah, Gemilang. Itulah tiga ciri-ciri generasi yang ingin diwujudkan melalui pendidikan khususnya di tingkat Perguruan Tinggi. Generasi MBG yang Mulia, Berkah, dan Gemilang. Bagi institusi juga demikian. Bertumbuh menjadi lembaga pendidikan tinggi yang mulia, berkah dan gemilang. Mari kita ulas satu persatu dari belakang.
Pertama yaitu Gemilang. Mahasiswa gemilang karena prestasi akademik dan non akademiknya bagus. IPK tinggi minimal 3,00 dan masa kuliah tingkat Sarjana maksimal 4 tahun. Selain itu juga aktif di organisasi, rajin magang di industri, ikut program kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat.
Bagi institusi atau lembaga Perguruan Tinggi, gemilang ditandai dengan akreditasi yang Unggul. Memiliki tata kelola yang amanah, baik dan kokoh. Sumber daya manusia yang berkompetensi tinggi, semangat untuk tumbuh, dan siap untuk terus belajar mengembangkan diri. Proses Tri Dharma yang berkualitas, efektif dan bermakna. Juga keuangan yang sehat dan bersih.
Kedua, yaitu berkah karena memberi kebaikan yang banyak. Ibarat mata air yang terus mengalirkan air ke seluruh penjuru bumi sebagai sumber kehidupan. Kampus yang berkah lulusannya siap berkontribusi ke masyarakat. Menjadi manusia yang bermanfaat sesuai bidang keilmuan yang telah dipelajari. Mengambil peran di masyarakat untuk melakukan perbaikan, bukan berbuat kerusakan.
Berkah: Kampus yang Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Perguruan Tinggi yang berkah yaitu keberadaannya berdampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara. Memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui ilmu yang diajarkan dan dikembangkan. Menjadi solusi permasalahan sosial melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kuncinya Perguruan tinggi harus inovatif agar terus memberi keberkahan bagi kehidupan.
Ketiga yaitu mulia. Hal ini terkait dengan kehormatan, teguh memegang prinsip, nilai-nilai moral dan agama. Menjaga integritas, profesionalitas dan kredibilitas. Menanamkan pada mahasiswa pentingnya iman dan taqwa dalam menjalani kehidupan. Tidak sekadar menjadi hafalan tapi juga terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam aspek ibadah juga muamalah.
Perguruan tinggi yang mulia juga menjaga integritas, profesionalitas dan kredibilitas institusi. Tidak berpikir pragmatis. Tidak menghalalkan segala cara. Jauh dari penyimpangan, kebohongan, plagiasi, jual beli ijazah, korupsi, kolusi, dan konflik kepentingan. Juga menjaga etika, moral dan agama dalam pergaulan sehari-hari. Tidak terjadi pelecehan seksual, perundungan dan kekerasan.
Kalla Institute pada 5 Juli 2026 tepat berumur 7 tahun. Semoga kehadirannya di negeri ini dapat berkontribusi melahirkan generasi yang MBG: Mulia, Berkah dan Gemilang. Juga dapat menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan bermoral agama.
Terima kasih kepada seluruh sivitas akademik atas kebersamaanya selama ini. Juga kepada mahasiswa dan ortu atas kepercayaannya. Juga kepada pemerintah khususnya LLDikti Wilayah IX atas bimbingannya. Kepada seluruh mitra, media, dunia usaha dan dunia industri. Juga lembaga pendidikan dasar, menengah dan tinggi yang telah bekerja sama selama ini. Dirgahayu Kalla Institute. Growing with Purpose, Leading with Impact.
Penulis: Syamril, S.T., M.Pd – Rektor Kalla Institute
