Makassar, 8 Agustus 2025 – Mahasiswi Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, Jasmin Anisah Syafruddin, berhasil menarik perhatian lewat tugas akhirnya berbasis proyek bisnis yang bertajuk “Strategi Diversifikasi Produk Berbasis Analisa Preferensi Konsumen untuk Meningkatkan Penjualan Hijab pada Lunette Scarves.” Proyek bisnis ini dipilih sebagai pengganti dari skripsi yang biasa dibuat oleh para mahasiswa tingkat akhir sebagai syarat kelulusannya.
Sebagai pendiri Lunette Scarves, Jasmin mengangkat topik tersebut berdasarkan pengamatannya terhadap dinamika pasar hijab yang semakin kompetitif. Menurutnya, memahami secara mendalam apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan konsumen adalah kunci untuk mempertahankan eksistensi dan loyalitas pelanggan. “Saya menyadari bahwa strategi diversifikasi produk yang tepat, berbasis riset preferensi konsumen, dapat menjadi jalan keluar untuk meningkatkan volume penjualan sekaligus menjaga relevansi produk di pasar,” jelasnya.
Keberhasilan Jasmin dalam menyusun tugas akhir yang aplikatif tak lepas dari dukungan penuh Kalla Institute, khususnya dari dosen pembimbing seperti Syarief Dienan Yahya, S.E., M.M., dan Mardiatul Jannah, S.Pd., M.M., serta tim penguji Andi Fauziah Yahya, S.E., M.HRM., Muhammad Taufan Gunawan, S.ST., M.M., dan Fitriyani, S.E., M.M.
Menurut Mardiatul Jannah, S.Pd., M.M, selaku pembimbing, perlu diketahui ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk membuat tugas akhir berbasis proyek bisnis ini, di antaranya adalah mahasiswa sudah mengembangkan produknya sejak awal semester dan selain itu sudah yakin untuk menjadi pengusaha setelah lulus nantinya. “Untuk proyek bisnis ini sendiri dikhususkan untuk mahasiswa yang memilih jalur menjadi seorang wirausaha, dimana perjalanan mereka mengembangkan produk di mata kuliah harapannya bisa berlanjut sampai ke tugas akhir,” ungkap Mardiatul.
Kalla Institute dikenal sebagai kampus yang menekankan pendekatan praktis dalam pembelajarannya, termasuk dalam bidang kewirausahaan. Jasmin mengaku bahwa selama menempuh pendidikan, ia mendapatkan banyak wawasan mengenai manajemen bisnis, strategi pemasaran, hingga pentingnya inovasi berbasis data. “Kalla Institute sangat berperan dalam membentuk pola pikir saya. Kurikulum yang relevan dan dosen yang berpengalaman membuat saya mampu menerapkan ilmu langsung ke dalam bisnis saya sendiri,” lanjut Jasmin.
Selain dukungan akademik, lingkungan kampus yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan inkubasi bisnis juga menjadi hal penting dalam perkembangan Lunette Scarves. Jasmin berencana membawa Lunette Scarves ke tingkat nasional dengan terus mengembangkan produk yang sesuai dengan tren dan kebutuhan pasar. Ia juga bercita-cita melanjutkan pendidikan di bidang bisnis atau pemasaran untuk memperdalam pengetahuan sekaligus memperluas jejaring profesional.
Kalla Institute bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan intelektual dan kewirausahaan Jasmin Anisah Syafruddin. Kisahnya menjadi bukti bahwa tugas akhir tidak selalu harus skripsi saja, tetapi bisa juga lahir dari Proyek Bisnis yang dijalankan selama ini, yang diolah sesuai standar akademik dan tentunya menarik.
